Analisis Konsep Fisika Pada Kearifan Lokal Petik Laut Situbondo sebagai Sumber Belajar Fisika SMA
DOI:
https://doi.org/10.17977/um058v8i22023p6-10Keywords:
kearifan lokal;, konsep, fisika, tradisi, syukurAbstract
Kearifan lokal mencerminkan pandangan hidup, pengetahuan, dan kebiasaan masyarakat yang terwujud dalam aktivitas budaya. Salah satu bentuk kearifan lokal yang masih lestari di Situbondo adalah tradisi petik laut, yaitu upacara ritual dengan membuang sesajen ke tengah laut sebagai ungkapan rasa syukur. Tradisi ini mengandung berbagai konsep fisika yang relevan untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran fisika di SMA. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep-konsep fisika yang terkandung dalam tradisi petik laut sehingga dapat dijadikan sumber belajar kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi petik laut memuat konsep Hukum II dan III Newton, tekanan, hukum Archimedes, dan gelombang. Oleh karena itu, pengaitan tradisi petik laut dengan pembelajaran fisika dapat menjadi alternatif sumber belajar berbasis kearifan lokal di SMA.



