JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya https://journal-fmipa.um.ac.id/index.php/jct <table style="font-size: 0.875rem;" border="0" width="100%" cellspacing="10" cellpadding="4"> <tbody> <tr> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" valign="top" width="100"> <p><img src="https://journal-fmipa.um.ac.id/public/site/images/surjani/cover-issue.jpg" width="500" height="706" /></p> </td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" valign="top" width="100%"> <table class="data" width="100%"> <tbody> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"><strong>Journal title</strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40">:<strong> JC-T (Journal Cis-Trans) : jurnal kimia dan terapannya<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"><strong>Initials</strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40">: JCT</td> </tr> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"><strong>Editor in Chief<br /></strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40">: Prof. Surjani Wonorahardjo, Ph.D<strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40">: 2 Issues every year</td> </tr> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"><strong>ISSN (online)<br /></strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40">: 2549-6573</td> </tr> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40">: Universitas Negeri Malang</td> </tr> <tr> <td style="text-align: left; vertical-align: top;"><strong>Sinta Rank<br /></strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;">: 4 <strong><br /></strong></td> </tr> <tr> <td style="text-align: left; vertical-align: top;"><strong>Author Countries</strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;"> <p>:</p> </td> </tr> <tr> <td style="text-align: left; vertical-align: top;"><strong>Cited Documents in Dimensions (last 3 years) </strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;">:</td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> <tr valign="top"> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="20%"> <p><strong>Journal Summary<br /></strong></p> </td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;" width="40"> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p data-start="2122" data-end="2446">JC-T (Journal Cis-Trans) : jurnal kimia dan terapannya (e-ISSN: 2549-6573; p-ISSN: 2549-6565) is published by Universitas Negeri Malang, Faculty of Mathematics and Science, Chemistry Department. The publishing frequency of the journal is two issues per year <strong>(June</strong> and <strong>December),</strong> and it welcomes articles (<strong>in English</strong>) in the area of chemistry and applied chemistry, including research results, reviews, or short communications, and other in-depth analyses of relevant issues in chemistry disciplines. One section for <strong>Chemistry for community engagement</strong> is available in this journal starting in 2025. Chemistry about Sustainable Development Goals is most welcomed and accommodated in this journal too.</p> </div> </div> </td> </tr> <tr> <td style="text-align: left; vertical-align: top;"><strong>Accreditation Certificate</strong></td> <td style="text-align: left; vertical-align: top;"> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p><strong><img src="https://journal2.um.ac.id/public/site/images/journal2/WhatsApp-Image-2022-07-26-at-11.08_.55_1.jpg" alt="" width="311" height="208" /><br /></strong></p> </div> </div> </td> </tr> </tbody> </table> Universitas Negeri Malang en-US JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya 2549-6565 Effect of Different Cooking Methods on Chlorophyll a and Total Carotenoids of Spirulina-Enriched Snack https://journal-fmipa.um.ac.id/index.php/jct/article/view/420 <p>Chloropyll <em>a</em>&nbsp;and carotenoids are the source of bioactive compounds exerting a positive effect as antioxidants. In this study, the effect of four cooking methods (steaming, pan frying, microwaving, and boiling) on the chlorophyll a and carotenoids content of Spirulina-enriched snack was investigated. Chlorophyll a and carotenoids were spectrophotometrically determined in both raw and cooked snack samples. Results showed that the chlorophyll a and carotenoids contents were significantly increased by pan frying method, while boiling method gave the lowest chlorophyll a content and no significant different in total carotenoids compared to the control. The results showed that pan frying can be considered as the best method of cooking as it improved the chlorophyll a and carotenoids content in foods</p> Pintaka Kusumaningtyas Ana Elviani Qurratul Ain Maasje Catherine Watulingas Copyright (c) 2025 Pintaka Kusumaningtyas, Ana Elviani, Qurratul Ain, Maasje Catherine Watulingas https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-12-30 2024-12-30 8 2 1 5 10.17977/um0260v8i22024p001 Pengaruh Rasio Molar pada Sintesis Molecularly Imprinted Polymers (MIPs) terhadap Kinerja Penyerapan Senyawa Azo Dye: Suatu Tinjauan Singkat https://journal-fmipa.um.ac.id/index.php/jct/article/view/417 <p>Pemisahan perwarna azo telah banyak diteliti dan dikembangkan, karena pemisahan pewarna azo memerlukan metode yang selektif untuk memisahkannya dalam suatu matriks yang kompleks. <em>Molecularly Imprinted Polymers</em> (MIPs) salah satu metode pemisahan pewarna azo yang dikembangkan, MIPs merupakan polimer sintetis yang memiliki selektivitas tinggi karena terdapat rongga atau cetakan pada MIPs dengan sifat dan karakteristik yang sama terhadap senyawa target yang akan diserap dan dipisahkan. MIPs disintesis dengan menggunakan template, monomer fungsional, pengikat silang, inisiator dan pelarut porogen. Efektivitas dan selektivitas kinerja adsorpsi MIPs dalam menyerap atau memisahkan suatu senyawa <em>azo dye </em>tertentu salah satunya dipengaruhi oleh jenis dan rasio molar komponen yang digunakan. Hal tersebut dapat mempengaruhi nilai kapasitas pengikatan (Q) dan faktor pencetakan (IF) yang merupakan parameter kinerja suatu MIPs dapat dikatakan baik. Arah tinjauan ini adalah memberikan informasi terkait pengaruh rasio molar komponen yaitu templat:monomer:pengikat silang pada sintesis MIPs terhadap kinerja penyerapannya untuk suatu analit yaitu senyawa pewarna azo.</p> Yunita Dwi Larasati Neena Zakia Copyright (c) 2025 Yunita Dwi Larasati, Neena Zakia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-12-30 2024-12-30 8 2 6 15 10.17977/um0260v8i22024p006 Pengolahan Limbah Batik dari UKM Batik Blimbing Malang dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Besi dan Alumunium https://journal-fmipa.um.ac.id/index.php/jct/article/view/212 <p>Industri tekstil di Indonesia mengalami perkembangan pesat, terutama dalam produksi batik sebagai bagian dari industri tekstil. Penetapan batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO memberikan dampak positif pada industri ini. Namun, proses produksi batik menghasilkan limbah cair yang mengandung pewarna sintetis dan bahan kimia berbahaya. Limbah ini, jika tidak diolah dengan benar, dapat mencemari lingkungan dan membahayakan organisme perairan. Metode pengolahan limbah cair batik seperti elektrokoagulasi telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar pencemar seperti zat pewarna, BOD, dan COD. Dalam penelitian ini, penggunaan elektrokoagulasi dengan elektroda Fe dan Al berhasil menurunkan kadar COD hingga 96,7%. Selain itu, proses ini juga berpengaruh pada parameter lain seperti suhu, pH, CO<sub>2</sub> terlarut, dan DO. Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efisiensi dan keamanan penggunaan metode ini dalam mengelola limbah cair batik secara luas.</p> Jauhar Dziban Assauqi Hanumi Oktiyani Rusdi Khalishah Najla Nursyaf Mohammad Ihya’ Ulumuddin Nadia Paradipta Asha Wahyu Aziz Siregar Copyright (c) 2025 Jauhar Dziban Assauqi, Hanumi Oktiyani Rusdi, Khalishah Najla Nursyaf, Mohammad Ihya’ Ulumuddin, Nadia Paradipta Asha, Wahyu Aziz Siregar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-12-30 2024-12-30 8 2 16 23 10.17977/um0260v8i22024p016 Optimasi Aktivitas Protease oleh Bacillus sp. MD24 menggunakan Plackett Burman Design (PBD) dan Response Surface Methodology (RSM) https://journal-fmipa.um.ac.id/index.php/jct/article/view/324 <p>Protease merupakan kelompok enzim yang memiliki fungsi katalitik untuk menghidrolisis ikatan peptida pada protein. Penelitian pendahuluan telah berhasil mengisolasi bakteri <em>Bacillus sp.</em> MD24 yang dapat menghasilkan protease pada fermentasi menggunakan metode Sub-merge Fermentation (SmF) dengan aktivitas 16 U/mL yang diukur menggunakan substrat kasein. Namun demikian, aktivitas protease yang dihasilkan tergolong rendah sehingga pada penelitian ini dilakukan optimasi kondisi aktivitas protease dari <em>Bacillus sp</em>. MD24. Faktor optimasi yang digunakan meliputi faktor: temperatur, pH dan penambahan ion logam. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu regenerasi <em>Bacillus sp.</em> MD24, fermentasi protease dari <em>Bacillus sp.</em> MD24, optimasi aktivitas protease menggunakan metode OFAT (<em>One Factor at A Time</em>), PBD (<em>Plackett Burman Design</em>) dan CCD-RSM (<em>Central Composite Design-Response Surface Methodology</em>). Hasil penelitian Metode OFAT menghasilkan aktivitas optimum pada keadaan temperatur 37℃ sebesar 544,7±10,48 U/mL; pH 8 sebesar 640,42±6,47 U/mL; CaCl<sub>2</sub> sebesar 609,04±4,6 U/mL. Metode PBD menghasilkan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas protease yaitu temperatur, pH, dan penambahan ion Ca<sup>2+</sup>. Metode CCD-RSM memberikan hasil optimasi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap aktivitas protease yaitu pada temperatur 53,81℃, pH 7,677 dan Ca<sup>2+</sup> 0,568 mM menghasilkan aktivitas protease 715,96 U/mL yang lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas pada studi pendahuluan maupun yang diperoleh melalui optimasi menggunakan metode OFAT.</p> Suharti Suharti Mieke Alvionita Puji Putri Isnaini Copyright (c) 2025 Suharti Suharti, Mieke Alvionita, Puji Putri Isnaini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-12-30 2024-12-30 8 2 24 33 10.17977/um0260v8i22024p024 Nanomagnetit Terlapis Silika Terfungsionalisasi EDTA sebagai Adsorben Tembaga(II) https://journal-fmipa.um.ac.id/index.php/jct/article/view/427 <p>Adsorben berbasis nanomagnetik termodifikasi telah dikembangkan untuk berbagai keperluan, diantaranya penarikan ion logam. Penelitian ini memaparkan metode sintesis adsorben nanomagnetik terlapis silika terfungsionalisasi <em>Ethylene Diamine Tetraacetic Acid</em> (EDTA) sebagai adsorben ion tembaga(II), menentukan karakteristiknya dan kinerjanya sebagai adsorben ion tembaga (II).&nbsp; Sintesis dan karakterisasi adsorben dilakukan dalam beberapa tahap 1) Sintesis nanomagnetit dilakukan dengan metode kopresipitasi, 2) pelapisan nanomagnetit dengan silika, untuk mendapatkan Fe<sub>3</sub>O<sub>4</sub>/SiO<sub>2</sub>, 3) Fungsionalisasi Fe<sub>3</sub>O<sub>4</sub>/SiO<sub>2</sub> dengan (3-<em>Aminopropyl</em>) <em>triethoxysilane</em> (APTES) dan pengikatan <em>Ethylene Diamine Tetraacetic Acid</em> (EDTA). Nanomagnetit dan adsorben hasil sintesis dikarakterisasi untuk mengetahui gugus fungsi yang terbentuk dengan <em>Fourier Transform Infra- Red</em> (FTIR), kristalinitas yang terbentuk dengan <em>X-Ray Powder Diffraction</em> (XRD), morfologi permukaan dengan <em>Scanning Electron Microscopy</em> (SEM), dan sifat kemagnetannya dengan <em>Vibrating Sample Magnetometer</em> (VSM). Hasil analisis karakterisasi adsorben menunjukkan telah dihasilkan adsorben nanomagnetit terlapis silika terfungsionalisasi EDTA menurut profil spektra menunjukkan puncak 682 cm<sup>-1</sup> yang merupakan puncak gugus Fe-O dan puncak 1627 cm<sup>-1</sup> merupakan puncak gugus karboksil dari <em>Ethylene Diamine Tetraacetic Acid</em> (EDTA). Hasil karakterisasi XRD menunjukkan pola difraksi kristal hasil sintesis identik dengan pola difraksi nanomagnetit dengan magnetisasi adsorben 48 emu/g. Kemampuan adsorpsi optimal adsorben terhadap ion tembaga(II) sebesar 0.051 mg/g.</p> Meliza Armaya Irma Kartika Kusumaningrum Ameliana Surya Kartika Copyright (c) 2025 Meliza Armaya, Irma Kartika Kusumaningrum, Ameliana Surya Kartika https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-12-30 2024-12-30 8 2 34 42 10.17977/um0260v8i22024p035